PEMANFAATAN INFUSUM DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis, L) UNTUK MENGATASI STRES OKSIDATIF WARGA DESA PASIRKALIKI KECAMATAN CIMAHI UTARA

Ani Riyani, Seni Rahayu, Eem Hayati, Novi Utami Dewi, Hafizah Ilmi Suffa

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 Penyakit Tidak Menular (PTM) di Jawa Barat adalah sebagai berikut Asma 2.79%, hipertensi 9,67%, stroke 11,44%, penyakit jantung 1,62%, penyakit  sendi 8,86%, asma 2,79%, diabetes melitus  1,28%, tumor 1,41%, gagal ginjal kronik 0,48% dan penyajit sendi 8,86%. Di Kota Cimahi, hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular, menduduki peringkat ke-3 dari 10 penyakit terbanyak yang berkunjung ke puskesmas, yaitu 10,70%. Untuk mengatasi hal tersebut di atas kami mengadakan pengabdian kepada masyarakat desa Pasirkaliki Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Tujuannya adalah untuk edukasi tentang pencegahan penyakit  tidak menular degeneratif yang dapat disebabkan oleh stres oksidatif yaitu adanya ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh. Edukasi meliputi penjelasan tentang stres oksidatif, penyakit tidak menular (PTM), dan tata cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh warga untuk mengatasi PTM tersebut. Pengabdian dilakukan dengan menjelaskan manfaat infusum daun teh hijau, membuat infusum dan mengkonsumsinya secara rutin. Untuk evaluasi keberhasilan mengatasi stres oksidatif dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan kolesterol total darah dengan alat POCT sebelum dan sesudah mengkonsumsi infusum daun teh hijau. Hasil dari pengabdian masyarakat terhadap tekanan darah dan kadar kolesterol total adalah terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) sebelum dan sesudah konsumsi infusum daun teh hijau, sehingga dapat disimpulkan bahwa salah satu cara untuk mengatasi stres oksidatif sebaiknya mengkonsumsi seraca rutin infusum daun teh hijau.

Full Text:

Untitled

References

Fajriani, Sartini, Adam Malik, 2012. Aktivitas antibakteri obat kumur katekin teh hijau terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus.

Fazdria, 2020. ‘Teh Hijau Menurunkan Kadar Kolesterol Total Pada Ibu Akseptor Kb Depomedroxyprogesterone Acetate (DMPA’), Jurnal Kebidanan Vol 6, No 4, Oktober 2020 : 531-536)

Fitriani, D., Setiawan, H., Rifai,I., 2020. ‘Pengaruh pemberian seduhan camellia sinensis terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di posbindu anyelir kampung pakulonan kabupaten Tangerang’, Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Habiburrohman, D dan Sukohar, A, 2018. ‘Aktivitas Antioksidan dan Antimikrobial pada Polifenol Teh Hijau’, Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung. J Agromedicine Unila | Volume 5 | Nomor 2 | Desember 2018| 587

Hardani, H., Lestariana, W.,Susetyowati, 2014. ‘Efek pemberian ekstrak teh hijau (Camellia sinesis (L) O. Kuntze) var. Assamica terhadap total lemak tubuh dan profi l lipid wanita dewasa overweight dan obesitas’. Jurnal Gizi Klinik Indonesia

Herlina & Wardani, RA., 2019. ‘Efektivitas Formulasi Teh Herbal Untuk Menurunkan Resiko Gangguan Penyakit Tidak Menular’. Jurnal Keperawatan, Vol 12, No 1, Januari 2019 Halaman | 24

Kementerian Kesehatan RI. (2018) Riset Kesehatan Dasar Jawa Barat. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kesehatan RI, Jakarta.

Mukty , MI, Wirjatmadi, B., Purwanto, B., 2018. ‘Pengaruh Pemberian Seduhan Teh Hijau (Camellia Sinensis) Terhadap Aktivitas Superoksida Dismutase (SOD)’. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma 7(2) : 158-164, September 2018 158 ISSN 1978-2071 (Print); ISSN 2580-5967 (Online)

Mulyani. NS, Arnisam, W., Ermi,P., 2019, ‘Pengaruh Pemberian Teh Hijau (Camellia Sinensis) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi’, Jurnal Averrous Vol.5, No.2, November 2019.

Nurani, L., 2013. ‘Pemanfaatan Tradisional Tumbuhan Alam Berkhasiat Obat Oleh Masyarakat Di Sekitar Cagar Alam Tangale.’ (Traditional Use of Natural Plants Efficacious Medicine by Local Community Around Tangale Nature Reserve). Info BPK Manado Volume 3 No 1, Juni 2013.

Reza A., Soeprobowati, TR dan Nanik H.S., 2012. ‘Potensi Teh Hijau (Camelia Sinensis L.) Dalam Perbaikan Fungsi Hepar Pada Mencit Yang Diinduksi Monosodium Glutamat (MSG)’. Magister Biologi Universitas Diponegoro. Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume XX, Nomor 2, Oktober 2012

Radam, R., Soendjoto, MA., Prihatiningtyas, E.,. 2016. ’Pemanfaatan Tumbuhan Yang Berkhasiat Obat Oleh Masyarakat Di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan’. (Utilization of Medicinal Plants by Community in Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan). Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Tahun 2016 Jilid 2: 486-492.

Sangging, P. R. A., & Sari, M. R. N. 2017. ‘Efektivitas Teh Daun Sirsak (Annona muricata Linn) Terhadap Hipertensi’. Jurnal Majority, 6(2), 50-55

Sarel, Z., Simanjuntak, C., 2020, ‘Pengaruh Pemberian Ekstrak Teh Hijau (Camellia Sinensis L.) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) Diabetes Induksi Aloksan’. (Fakultas Kedokteran, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta). Jurnal Sehat Mandiri, Volume 15 No 1 Juni 2020

Sari, ID, Yuniar, Y, Siahaan S. Riswati , Syaripuddin, M., 2015. ’Tradisi Masyarakat dalam Penanaman dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Lekat di Pekarangan (Community Tradition in Planting and Using Medicinal Plant in Surround Home Yard)’.

Sriyono & Proboningsih, J. 2012 ‘Pengaruh Pemberian Teh Hijau Terhadap Tekanan Darah dan Kadar Kolesterol (LDL) pada Lansia dengan Hipertensi’. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1, halaman 36-43

Widyanto, FC. & Triwibowo C., 2013. Trend Disease “Tren Penyakit Saat Ini”, Trans Info Media, Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.