PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN UNTUK MENJAGA DAYA TAHAN TUBUH SERTA SEBAGAI USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI KELURAHAN JOHAR BARU JAKARTA PUSAT

Wardiyah Wardiyah, Harpolia Cartika, Yetri Elisya, Rinda Nur HIdayati

Abstract

Kelurahan Johar Baru adalah wilayah yang langsung beririsan dengan kampus Farmasi Poltekkes Jakarta II. Wilayah ini termasuk daerah padat penduduk yang pada kondisi pandemi Covid-19 merupakan zona merah. Oleh karena itu masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh dengan konsumsi makanan  & minuman yang berkhasiat antioksidan. Sehingga dengan pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat khususnya ibu rumah tangga agar dapat membuat sendiri minuman yang bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh dan mencegah berkembangnya berbagai penyakit. Selain itu produk minuman tersebut juga bisa bernilai ekonomi untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Tanaman obat yang dapat mendukung peningkatan kesehatan adalah jahe, temulawak, dan jeruk nipis karena kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid, Polifenol, dan terpenoid. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan penerapan  dan  transfer  teknologi peningkatan  produktivitas  dan  pembuatan produk olahan tanaman tradisional yang dilakukan melalui penyuluhan,  pelatihan,  dan  aplikasi  langsung.  Produk yang dibuat adalah minuman kesehatan jaseruni, serbuk instan jaseruni, dan minuman jahe temulawak. Jaseruni adalah produk minuman dari kombinasi jahe, sereh, dan jeruk nipis yang dibuat dalam bentuk serbuk minuman instan dan minuman siap saji dalam kemasan botol. Sedangkan minuman jahe temulawak adalah produk minuman siap saji yang dikemas dalam botol. Kegiatan dilakukan secara hybrid, kombinasi daring dan luring. Peserta merupakan kader PKK yang dibekali dengan pengetahuan cara pembuatan produk, bahan baku dan kemasan produk. Selanjutnya peserta akan mempraktekkan pembuatan minuman kesehatan ini dan melaporkan secara daring. Hasil survei menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta program dari 17,6% berpengetahuan baik menjadi 94,1% setelah penyuluhan dan pelatihan. Hasil pelatihan telah diaplikasikan juga sebagai produk yang dijual melalui aplikasi online. 70,6 % peserta program menyatakan akan menerapkan hasil pelatihan yang diperoleh untuk meningkatkan penghasilan. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan kader PKK tentang produksi minuman kesehatan yang memanfaatkan tanaman obat yang dijumpai sehari-hari sekaligus memberikan nilai ekonomis karena menambah varian produk yang dapat dijual.

Full Text:

Untitled

References

Arikunto, S, 2010, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, PT Rineka Cipta, Jakarta.

Khasanah, I & Ulfah, M, 2014, ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanolik Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dengan Metode DPPH (1 , 1-difenil-2- pikrilhidrazil)’, Skripsi, Universitas Wahid Hasyim, Semarang.

Nurcholis, W & Bintang, M, 2017, ‘Perbandingan Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Fenolik Temulawak dan Temu Ireng’, Jurnal Jamu Indonesia, 2(1), hal 25–29.

‘Profil Kelurahan Johar Baru’, 2018, PPID DKI Jakarta.

Sunaryo, H & Rahmania, R.A, 2015, ‘Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Jahe Gajah (Zingiber officinale Rosc.) dan Zink Berdasarkan Pengukuran MDA , SOD dan Katalase pada Mencit Hiperkolesterolemia dan Hiperglikemia dengan Penginduksi Streptozotosin Antioxidant Activity of Combination’, Jurnal ilmu kefarmasian Indonesia, 13(2), hal. 187–193.

Vanisha, S.N & Matela, H, 2016, ‘Potential Functions of Lemon Grass ( Cymbopogon citratus ) in Health and Disease’, International Journal of Pharmaceutical & Biological Archives, 3(5), Hal 1035–1043.

White, P. A. S. et al, 2014, ‘Antioxidant activity and mechanisms of action of natural compounds isolated from lichens: A systematic review’, Molecules, 19(9), pp. 14496–14527.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.