PENINGKATAN KOMUNIKASI EFEKTIF ANTAR PROFESIONAL PEMBERI ASUHAN MELALUI PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT GOTONG ROYONG SURABAYA

Made Indra Ayu Astarini, Ninda Ayu Prabasari, Linda Juwita

Abstract

Komunikasi efektif merupakan sasaran kedua dalam 6 Sasaran Keselamatan Pasien. Setiap rumah sakit wajib untuk memberikan pelatihan komunikasi efektif bagi professional pemberi asuhan. Perawat sebagai salah satu pemberi asuhan pada pasien wajib untuk melakukan komunikasi efektif dalam proses perawatan pasien. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan dan pengetahuan perawat dalam menerapkan komunikasi efektif. Kegiatan ini dilakukan di Rumah Sakit Gotong Royong, Surabaya, dengan jumlah peserta yaitu 41 perawat. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi dan pemutaran video roleplay tentang penerapan komunikasi terapeutik, komunikasi efektif, komunikasi pada geriatri, dan komunikasi pada ibu dengan baby blues syndrome. Materi tentang komunikasi efektif terdiri dari komunikasi efektif dalam pemberian asuhan, komunikasi efektif dalam keselamatan pasien, handling complain, dan service excellent. Kegiatan dilakukan dengan metode daring karena adanya pandemik covid-19 dan pembatasan pertemuan. Perawat mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan perawat dimana nilai pre-test rata-rata adalah 5 dan nilai post-test rata-rata 8. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan efektif untuk meningkatkan pengetahuan perawat. Pemberian pelatihan secara berkelanjutan bagi perawat dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan perawat sehingga dapat menjadi dasar bagi perawat untuk dapat memberikan pelayan yang baik bagi pasien.

Full Text:

Untitled

References

Ariani, T. A., (2018). ‘Komunikasi Keperawatan’. Malang: UMMPress

Fatimah, F. S. and Rosa, E. M. (2016) ‘Efektivitas Pelatihan Patient Safety; Komunikasi S-BAR pada Perawat dalam Menurunkan Kesalahan Pemberian Obat Injeksi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II’, Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 2(1), p. 32. doi: 10.21927/jnki.2014.2(1).32-41.

Gondowahjudi, L. E., Ratri, D. R. and Hakim, L. (2018) ‘Pengaruh Pelatihan Komunikasi Efektif terhadap Peningkatan Pengetahuan Karyawan RSUD Kota Malang’, Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 4(2), pp. 100–105. doi: 10.21776/ub.jiap.2018.004.02.2.

KARS. (2013). 'Elemen Penilaian SKP'. http://snars.web.id/2018/skp/. Diakses 27 September 2020.

Namina. (2020). 'Definisi atau Penegrtian Pelatihan'. http://www.definisi-pengertian.com. Diakses 21 Agustus 2021.

Rohmani, N. and Utari, D. (2020) ‘Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Komunikasi Efektif bagi Kader Posyandu’, Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), pp. 167–174. doi: 10.30653/002.202051.271.

Sarfika, R. et al. (2020) ‘Pelatihan Komunikasi Terapeutik Guna Meningkatkan Pengetahuan Perawat dalam Caring’, Jurnal Hilirisasi, 3(1), pp. 79–87. Available at: http://hilirisasi.lppm.unand.ac.id.

Setiyani, M. D., Zuhrotunida and Syahridal (2016) ‘Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsu Kabupaten Tangerang’, Jkft, (2), pp. 59–69.

Ulva, F. (2017) ‘Gambaran Komunikasi Efektif Dalam Penerapan Keselamatan Pasien (Studi Kasus Rumah Sakit X Di Kota Padang) Picture of Effective Communication in the Application of Patient Safety (Case Study of Hospital X In Padang City)’, Jurnal Pembangunan Nagari, 2(1), pp. 95–102. doi: https://doi.org/10.30559/jpn.v2i1.17.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.