PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENDIDIKAN SEKS ANAK USIA DINI (DI KELURAHAN SUKAMANAH KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA)

Atit Tajmiati, Sri Gustini, Sri Gustini, Endang Astiriyani, Endang Astiriyani

Sari

Pendidikan seks seharusnya menjadi bentuk kepedulian orang tua terhadap masa depan anak dalam menjaga apa yang telah menjadi kehormatannya, terlebih bagi seorang perempuan. BKKBN online melansir hasil temuan penelitian yang memprihatinkan. Pada penelitian tersebut Jawa Barat diwakili kota Tasikmalaya dan Cirebon, hasilnya 17% remaja Tasik mengaku sudah melakukan seks pra nikah, dan 6,7% remaja Cirebon mengaku penganut seks bebas. Di Bandung temuan BKKBN menyebutkan, sekitar 21-30% remaja melakukan seks pra nikah, menyamai DKI Jakarta dan Jogjakarta. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mecegah terjadinya permasalahan dalam keluarga khususnya terkait dengan masalah seksual dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam pengadian kepada masyarakat ini berupa pembentukkan forum/wadah yang menangani masalah keluarga dan penyuluhan tentang pendidikan seks anak usia dini. di Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Agustus 2017. Hasil pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang pendidikan seks anak usia dini yang semula tingkat pengetahuan keluarga dengan kategori baik hanya 21% meningkat menjadi 71 % setelah diberikan penyuluhan. Begitupun pengetahuan keluarga dengan kategori kurang mengalami penurunan yang semula 21 % menjadi 4 %.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.