PENDAMPINGAN PENGKAJIAN KESEJAHTERAAN JANIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KELURAHAN KERENG BANGKIRAI

Erina Eka Hatini

Sari

Kematian perinatal masih merupakan masalah bagi negara berkembang termasuk didalamnya negara Indonesia. (Unicef , 2012). Angka mortalitas perinatal Indonesia masih jauh diatas rata-rata yaitu 60 – 170 dibandingkan negara maju sekitar kurang dari 10 per 1.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab mortalitas perinatal yang menonjol adalah masalah hipoksia intra uterin. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada saat kelas Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Kereng Bangkirai hampir semua ibu hamil tidak mengetahui bagaimana mengkaji kesejahteraan janinnya. Faktor Pemantauan kesejahteraan janin pada ibu hamil merupakan suatu kompetensi yang harus diketahui dan dimiliki oleh ibu hamil agar dapat memantau kesejahteraan janin dan kehamilan dengan baik. Tujuan pemantauan janin antepartum adalah untuk mencegah kematian janin intrauterin. Metode yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pemberian edukasi dan pendampingan mengenai kesejahteraan janin pada ibu hamil Trimester III. Persiapan kegiatan pengabdian masyarakat ini sejak bulan Juni dan untuk pelaksanaannya tanggal 19 Agustus  2017, 9 September dan evaluasi dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2017. Adapun untuk pelaksanaan Bidan yang terlibat adalah Bidan Septina, SST dan pelaksanaannya dilaksanakan di Rumah Tunggu Kelahiran Jl. RTA Milono KM. 9 , Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau. Hasil kegiatan didapatkan bahwa ada 8 (Delapan) Ibu Hamil Trimester III yang mengikuti kegiatan mendapatkan pengetahuan dan pendampingan cara mengkaji kesejahteraan janin.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.