PERANCANGAN FORMULIR PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS SITOPENG KOTA CIREBON

Andi Suhenda, Suhartini Suhartini, Mustara Mustara

Sari

UU No. 36 tahun 2009 pasal 5 ayat (1) dan (2), menjamin masyarakat mendapatkan akses terhadap fasilitas pelayanan yang berkualitas. Kesinambungan pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien/klien salah satunya ditentukan oleh data dan informasi yang akurat. Informasi riwayat kesehatan dan tindakan serta pengobatan yang terakhir kali diberikan terhadap pasien/klien akan memberikan masukan terhadap tindakan selanjutnya yang akan diberikan oleh tenaga kesehatan berikutnya. Permenkes No. 269 tahun 2008 menyatakan bahwa identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan oleh dokter, dokter gigi, dan tenaga kesehatan lainnya harus dicatatkan dan didokumentasikan dalam rekam medis. Hasil penelitian ditemukan formulir rekam medis untuk pelayanan kesehatan gigi masih belum terisi secara lengkap khususnya data odontogram. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas harus berpedoman kepada ketentuan tentang standar rekam medis nasional pelayanan kesehatan gigi. Hasil survei di Puskesmas Sitopeng belum ada formulir khusus untuk mencatat dan mendokumentasikan pelayanan kesehatan gigi. Informasi dari petugas untuk penulisan riwayat penyakit pasien cukup dituliskan pada formulir yang sama dengan formulir untuk pelayanan umum. Target dan luaran berupa formulir manual pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Metode kegiatan yang dilakukan melalui identifikasi dan diskusi dengan petugas pemberi layanan kesehatan gigi dan mulut. Tahapan kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) Persiapan : (a) Survey kebutuhan item pencatatan; (b) Analisis item yang harus ada pada formulir; (2) Merancang formulir; (3) Sosialisasi formulir; dan (4) Evaluasi. Hasil : berupa formulir yang berisi item – item untuk pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.