PENDIDIKAN GIZI KEPADA SISWA DAN ORANG TUA DI SMPN I MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA DALAM RANGKA PENINGKATAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH LOKAL

Deris Aprianty, Irma Nuraeni

Sari

Laporan Riskesdas tahun 2007 dan 2013, pada kelompok usia diatas 10 tahun proporosi kurang konsumsi buah dan sayur secara nasional mencapai 93,6% dan 93,5%1. Konsumsi sayur dan buah merupakan salah satu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 mengacu kepada Nawacita ke-5 Presiden Republik Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan orang tua dalam upaya meningkatkan konsumsi dan ketersediaan sayuran dan buah-buahan. Kegiatan ini pula merupakan keberlanjutan dari penelitian sebelumnya oleh Sumarto dkk. Tahun 2016. Pendidikan gizi ini menggunakan metode penyuluhan / ceramah dengan media edukasi powerpoint, poster dan leaflet kepada siswa dan orang tua tentang pentingnya sayur dan buah, peranan ketersediaan sayur dan buah di rumah, dan pengolahan produk sayur dan buah lokal. Hasil pengambilan data awal menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah siswa SMPN 1 Manonjaya yang masih rendah dari anjuran Pedoman Gizi Seimbang (300-400 gram per hari) dan ketersediaan sayur buah di rumah rata-rata 3-4 hari per minggu, dengan adanya kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan siswa dan orang tua tentang sayur dan buah secara bermakna.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.