PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL REMAJA GKJW SUKOLILO DI MASA PANDEMI COVID-19

Ira Ayu Maryuti, Anindya Arum Cempaka

Sari

Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke dewasa, banyak perubahan-perubahan yang terjadi pada remaja tersebut. Perubahan yang terjadi yaitu perubahan secara fisik yang merupakan gejala primer dari pertumbuhan remaja (Karlina, 2020). Sedangkan perubahan psikologis muncul akibat dari perubahan-perubahan fisik remaja tersebut (Kusumawati et al., 2018). Pandemi selain menimbulkan masalah kesehatan fisik, juga menimbulkan gangguan kesehatan jiwa yaitu stress (Aufar dan Raharjo, 2020). Dimana hal ini dapat menyerang berbagai lapisan masyarakat pada semua rentang usia, termasuk remaja (Budiyati dan Oktavianto, 2020). Sehingga jika ditambahkan dengan adanya tekanan masa pandemic COVID-19 ini, maka remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terjadinya masalah kesehatan mental termasuk stres dan kecemasan (Iqbal dan Rizqulloh, 2020). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan mental pada remaja GKJW Sukolilo Surabaya. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa ceramah dan diskusi. Sedangkan metode pelaksanaan pelatihan terapi rileksasi otot progresif berupa demonstrasi dan redemonstrasi. Setelah dilakukan kegiatan diketahui bahwa tingkat pengetahuan tentang tumbuh kembang pada remaja dan kecemasan dengan kriteria baik meningkat menjadi 77%. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test diketahui bahwa p-value = 0,001 (ɑ lebih kecil 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta.

Kata Kunci

Remaja, tumbuh kembang, kecemasan, terapi relaksasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Aufar, A. F., & Raharjo, S. T. (2020). Kegiatan Relaksasi Sebagai Coping Stress Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 157.

Baharudin, Y. H. (2020). Kecemasan masyarakat saat pandemi covid-19. QALAM: Jurnal Pendidikan Islam JURUSAN TARBIYAH - STAI SUFYAN TSAURI MAJENANG, 01(2), 92–108.

Budiyati, G. A., & Oktavianto, E. (2020). Stres dan resiliensi remaja di masa pandemi Covid-19. Husada Mahakam : Jurnal Kesehatan, 10(2), 11–18.

Hidayat, R. (2022). Penyimpangan seks dan bahaya penyalahgunaan minuman keras atau narkoba bagi remaja. Journal of Educational and Language Research, 1(7).

Iqbal, M., & Rizqulloh, L. (2020). Deteksi Dini Kesehatan Mental Akibat Pandemi Covid-19 Pada Unnes Sex Care Community Melalui Metode Self Reporting Questionnaire. Praxis, 3(1), 20.

Karlina, L. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Edukasi Nonformal, 1(2), 153. Retrieved from https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/434

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan RI, 1–582.

Kusumawati, P. D., Ragilia, S., Trisnawati, N. W., Larasati, N. C., Laorani, A. L., & Soares, S. R. (2018). Edukasi Masa Pubertas pada Remaja. Journal of Community Engagement in Health, 1(1), 14–16.

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Pome, G., Endriyani, S., & Rizal, F. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Makrayu Palembang. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 6(2), 1–6. Retrieved from https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/viewFile/9659/4931%0Ahttps://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/download/9659/4931%0Ahttps://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/viewFile/9659/4931%0Ahttps://ejou

Rochmawati, D. H., Setiawan, H., Pujiyanti, T. A., & Sulastri. (2019). The Management of Psychosocial Case With The Mental Health and Psychosocial Support During Covid-19 Pandemic. Indonesian Journal of Global Health Research, 2(4), 141–150.

Sadock, B. J. (2020). Buku Ajar Psikiatri Klinis Kaplan & Sadock Edisi 2. Jakarta: EGC.

Stuart, G. W. (2014). Principles and practice of psychiatric nursing. Elsevier Health Sciences.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.