IMPLEMENTASI KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMPAH II KABUPATEN BARITO TIMUR

Oktaviani Oktaviani, Heti Ira Ayue, Riny Natalina

Sari

Stunting merupakan salah masalah kurang gizi kronis yang terjadi pada mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak pada usia berusia dua tahun. Kekurangan gizi pada usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak. Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat prevalensi stunting nasional mencapai 37,2 persen, meningkat dari tahun 2010 (35,6%) dan 2007 (36,8%). Di Provinsi Kalimantan Tengah jumlah anak stunting sampai akhir 2017 mencapai 39% dari total anak balita. Kabupaten Barito Timur merupakan salah satu Kabupaten yang angka kejadian stunting tinggi yaitu sebesar 54,84%. Persiapan dan pengawasan selama masa kehamilan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas ibu hamil. Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui program kelas ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan metode pendidikan kesehatan melalui kelas ibu hamil. Sasaran kegiatan ini adalah 8 orang ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Ampah II. Hasil kegiatan ini diperoleh ibu hamil terdapat peningkatan pengetahuan tentang stunting dan ibu hamil dapat melakukan interaksi dan diskusi mengenai masalah maupun kebutuhan selama masa kehamilan. Selain itu, bidan di Puskesmas juga semakin mengenal lebih dekat ibu hamil. Implementasi Kelas ibu hamil sebagai salah satu wahana yang dapat digunakan dalam berbagi informasi pengetahuan dan wawasan mengenai stunting.

Kata Kunci

Kelas Ibu, Ibu Hamil, Stunting

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.