MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) BERKUALITAS DAPAT MELAHIRKAN GENERASI YANG BERKUALITAS

Pepi Hapitria, Entin Jubaedah, Nina Nirmaya Mariani

Sari

Saat ini, perkembangan masalah gizi di Indonesia semakin kompleks, masalah kekurangan gizi akan berdampak pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak. Pemberian Makanan Pendamping ASI yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas dapat memperbaiki status gizi. Olah karena itu secara global disadari bahwa perbaikan pada kualitas dan kuantitas MP-ASI menjadi bagian penting dari masa depan suatu bangsa dan negara. Kegiatan pengabmas yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Pamitran melibatkan kader sebagai sasaran karena kader berperan langsung dan rutin dalam kegiatan Posyandu berhadapan dengan berbagai permasalahan masyarakat termasuk masalah status gizi bayi balita. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk mengetahui peningkatan pengetahuan kader tentang dasar-dasar MP-ASI. Kuesioner digunakan sebagai pedoman wawancara dalam mengukur pengetahuan. Selain pengetahuan, kader dituntut untuk mampu mengolah bahan makanan menjadi MP-ASI berkualitas serta praktik konseling pada ibu  baduta dengan menggunakan MP-ASI yang telah dibuat sebagai media konseling. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan, kemampuan keterampilan mengolah MP-ASI dan kemampuan konseling yang baik.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

WHO . Infant and Young Child Feeding Vol 155.; 2011.doi:10.1111/ j. 1740-8709.2009.00234.x

Anggraeni DA dkk (2013), Bahan Bacaan Manajemen Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Jakarta,Perinasia

Dinas Kesehatan Kota Cirebon (2016), Profil Kesehatan Kota Cirebon

Fatimah. 2010. Pengetahuan Dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4 (4), hal 23-25

Notoatmodjo,S (2014), “Metode Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi)”,

Rineka Cipta, Jakarta

Kemenkes, RI (2014). Modul Pelatihan Konseling : Pemberian Makan Bayi Dan Anak.; Jakarta

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.